Self Reminder
#Journal1 - First Post on Blog
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bogor, Jum'at 24 Maret 2017
Hello, gua Ferry
Andika.
Ini
adalah tulisan pertama gua di Blog ini. Gua memutuskan untuk menulis sebagai
cara untuk meluapkan emosi, curhatan, & apa yang terjadi sehari-hari dalam
kehidupan gua.
Sebelumnya gua mencoba berekspresi lewat
video, tapi ternyata gak efekif. Karena bikin video tuh lama banget, mulai dari
proses nge-shoot gambar, ngedit, & yg lain-lain. Sebenernya gak ribet sih,
kalo niat mah sehari juga beres langsung upload. Tapi disitulah masalahnya, gua
orangnya malesan!!! Sorry for my bad language, bodo amat.
Gua
juga pernah berekspresi lewat postingan seperti foto, desain, & yang
lainnya. Tapi kesannya alay ahh, jijik aing. Gua gakmau skill gua di bidang
Multimedia dijadikan pelampiasan curhat, sarkas, & hal buruk yang pengen
banget gua publikasikan. I want to be
professional, even if I know I can’t.
Jadi
mungkin dengan menulis kayak gini, adalah jalan terbaik gua buat meluapkan
emosi, curhatan, sarkas, & hal buruk yang lain. Gua gaktau harus menulis
apa selain hal buruk, karena belom ada hal baik dalam diri gua. Mungkin ada,
tapi cuma orang lain aja yang tau kali.
Sekian Tulisan
pertama gua, gak ada makna sama sekali.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
#Journal83 - Aku Sakit, Kau Tak Menjengukku
Rabu, 26 Juni 2019 Siapakah kita jika suatu saat sakit dan tak berdaya? Sakit adalah perkara yang sudah pasti dihindari oleh banyak orang. Beberapa waktu lalu seorang sahabat jatuh sakit. Namanya Ruben Bentiyan , biasa dipanggil Mang Randu . Dan tadi pagi Mang Randu baru saja diizinkan untuk pulang. Pulang sebagai pasien yang harus tetap beristirahat dan dirawat di rumah. Kita semua bisa mengalami apa yang dialami oleh Mang Randu dengan berbagai variasi: sakit yang berbeda atau hal lain, misalnya trauma, depresi, dipecat, masuk tahanan entah karena apa, dan lainnya, dan lainnya. Kalau kita mengalami itu, kehilangan seluruh kapasitas survival kita tersebut, pertanyaanya: daya dukung apa yang kita miliki? Dan seberapa panjang? Merenungkan hal ini mirip dengan ketika kita belajar ilmu sosial tentang masyarakat atau komunitas yang mengalami “ syok ” dan “ krisis ”. Lumrahnya, yang pertama-tama akan mendukung kita adalah keluarga. Tapi, berapa lama dan seberapa kuat kelu...
Komentar
Posting Komentar