Self Reminder
#Journal44 - Memang Malas Sejak Dalam Pikiran
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kamar Terkutuk
Sabtu, 02 Februari 2019
Tak
terasa, sudah 1 tahun lebih berlalu sejak aku mencoba bangkit dan mewujudkan
apa yang aku impikan. Tapi dasar aku ini anaknya pemalas. Mood naik turun.
Sampai sekarang, apa yang telah aku peroleh? Apa yang sudah aku mulai?
Sepertinya tidak ada.
Satu
sisi aku ingin menjadi pribadi santai yang tidak memperdulikan tuntutan sosial
serta menjaga kewarasan semaksimal mungkin. Di sisi lain aku ingin menjadi
insan pemuda kreatif nan enerjik yang menyebarkan positive vibes. Intinya, dua
keinginanku saling bertolak belakang satu sama lain. Sampai saat ini, aku tetap
mencoba menjadi keduanya.
Kalau
diingat-ingat, 2 tahun kebelakang aku mengalami hal yang mirip seperti yang aku
alami sekarang ini. Yaitu gagal, kecewa, stress, kemudian mendekati putus asa.
Dan semua puncaknya terjadi di awal tahun.
Awal
tahun 2017 ketika hampir putus asa melamar kerja, terbentuklah BCM. Meski tidak
sampai genap 6 bulan, tapi setidaknya teman-teman sudah berusaha. Awal 2018
ketika kecewa dengan keadaan, aku mulai bekerja di PKBM. Tempat beraktifas dan
bekerja sampai dengan hari ini. Saat itu aku memutuskan untuk menjadi anak baik
yang menurut pada orangtua dengan bekerja disini. Disini juga aku memulihkan
kewarasan setelah apa yang terjadi sebelumnya.
Dan
sekarang, aku ingin bangkit lagi. Sudah cukup istirahatnya. Aku ingin
menghidupkan lagi, dan mencoba mewujudkan mimpiku yang sempat tertunda selama
kurang lebih hampir 1 tahun. Mengenai rasa sakit yang akan aku terima nantinya,
apakah aku sudah siap? Wallahu’alam.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
#Journal83 - Aku Sakit, Kau Tak Menjengukku
Rabu, 26 Juni 2019 Siapakah kita jika suatu saat sakit dan tak berdaya? Sakit adalah perkara yang sudah pasti dihindari oleh banyak orang. Beberapa waktu lalu seorang sahabat jatuh sakit. Namanya Ruben Bentiyan , biasa dipanggil Mang Randu . Dan tadi pagi Mang Randu baru saja diizinkan untuk pulang. Pulang sebagai pasien yang harus tetap beristirahat dan dirawat di rumah. Kita semua bisa mengalami apa yang dialami oleh Mang Randu dengan berbagai variasi: sakit yang berbeda atau hal lain, misalnya trauma, depresi, dipecat, masuk tahanan entah karena apa, dan lainnya, dan lainnya. Kalau kita mengalami itu, kehilangan seluruh kapasitas survival kita tersebut, pertanyaanya: daya dukung apa yang kita miliki? Dan seberapa panjang? Merenungkan hal ini mirip dengan ketika kita belajar ilmu sosial tentang masyarakat atau komunitas yang mengalami “ syok ” dan “ krisis ”. Lumrahnya, yang pertama-tama akan mendukung kita adalah keluarga. Tapi, berapa lama dan seberapa kuat kelu...
Komentar
Posting Komentar