Self Reminder
#Journal95 - Totalitas~
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Selasa, 27 Agustus 2019
Aku
kenal seseorang. Seorang yang totalitas dalam banyak hal. Ketika sudah bergerak
dia tak akan berhenti sebelum lelah. Dia terus melakukan gebrakan yang membuat
banyak orang kagum. Tak sedikit yang pesimis terhadap tindakannya, karena terlihat
terlalu all-out dan sembrono. Bahkan
mungkin ada yang menganggapnya kurang waras, karena menerapkan prinsip “sing penting yakin”.
Dia
cukup welcome terhadap banyak orang.
Kawan lama, yang bertamu, sekedar silaturahmi, meminta pertolongan, menawarkan
bantuan, bahkan yang baru dikenal pun semua diterimanya dengan baik.
Dia
selalu mencoba terbuka kepada siapapun, terutama kepada orang-orang yang
dipercayanya. Ketika sudah mempercayai seseorang untuk mengurus suatu hal, dia
akan memberi dukungan serta segala bantuan yang bisa diberikan. Segala wewenang
dan tanggungjawab diserahkan penuh. Pokoknya 100% percaya.
Karena
sifatnya itu, banyak yang loyal kepadanya. Dan karena sifatnya pula, banyak
yang mencoba memanfaatkannya untuk kepentingan sendiri. Dia tidaklah bodoh. Dia
sadar ada yang berlaku curang kepadanya. Dan ketika hal itu terjadi, dengan
segera diputuslah segala bantuan, dukungan, fasilitas, bahkan beberapa sampai
tidak menjalin silaturahmi lagi.
Sekian~
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
#Journal83 - Aku Sakit, Kau Tak Menjengukku
Rabu, 26 Juni 2019 Siapakah kita jika suatu saat sakit dan tak berdaya? Sakit adalah perkara yang sudah pasti dihindari oleh banyak orang. Beberapa waktu lalu seorang sahabat jatuh sakit. Namanya Ruben Bentiyan , biasa dipanggil Mang Randu . Dan tadi pagi Mang Randu baru saja diizinkan untuk pulang. Pulang sebagai pasien yang harus tetap beristirahat dan dirawat di rumah. Kita semua bisa mengalami apa yang dialami oleh Mang Randu dengan berbagai variasi: sakit yang berbeda atau hal lain, misalnya trauma, depresi, dipecat, masuk tahanan entah karena apa, dan lainnya, dan lainnya. Kalau kita mengalami itu, kehilangan seluruh kapasitas survival kita tersebut, pertanyaanya: daya dukung apa yang kita miliki? Dan seberapa panjang? Merenungkan hal ini mirip dengan ketika kita belajar ilmu sosial tentang masyarakat atau komunitas yang mengalami “ syok ” dan “ krisis ”. Lumrahnya, yang pertama-tama akan mendukung kita adalah keluarga. Tapi, berapa lama dan seberapa kuat kelu...
Komentar
Posting Komentar