Self Reminder
#Journal107 - Bagai Masakan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Minggu, 10 November 2019
Beberapa
waktu lalu, aku secara tak sengaja melihat foto-foto lama di dalam harddisk. Aku hanyut dalam tumpukkan
kenangan. Aku tertawa. Sesekali merasa jijik. Kemudian aku merenung.
Aku
mulai mempertanyakan diriku sendiri. Kenapa dulu aku begitu enerjik? Kemana
sosok Ferry yang periang dan tak mengkhawatirkan apapun (kecuali omelan mamah)? Sesuram inikah aku yang sekarang, sampai
iri dengan diriku sendiri di masa yang lalu? Apakah aku menjadi dewasa yang
menyebalkan? Yaa. Kenangan bagiku bisa sangat memusingkan.
Kenangan
bisa dingin, seperti masakan. Yang kalau disajikan rasanya tak akan sama,
bahkan mungkin sudah tidak enak. Atau bisa saja sudah basi?
Kenangan
juga bisa dihangatkan, persis masakan. Tinggal bagaimana cara kita
menghangatkannya saja. Sebab kalau keliru, rasanya bisa fatal.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
#Journal83 - Aku Sakit, Kau Tak Menjengukku
Rabu, 26 Juni 2019 Siapakah kita jika suatu saat sakit dan tak berdaya? Sakit adalah perkara yang sudah pasti dihindari oleh banyak orang. Beberapa waktu lalu seorang sahabat jatuh sakit. Namanya Ruben Bentiyan , biasa dipanggil Mang Randu . Dan tadi pagi Mang Randu baru saja diizinkan untuk pulang. Pulang sebagai pasien yang harus tetap beristirahat dan dirawat di rumah. Kita semua bisa mengalami apa yang dialami oleh Mang Randu dengan berbagai variasi: sakit yang berbeda atau hal lain, misalnya trauma, depresi, dipecat, masuk tahanan entah karena apa, dan lainnya, dan lainnya. Kalau kita mengalami itu, kehilangan seluruh kapasitas survival kita tersebut, pertanyaanya: daya dukung apa yang kita miliki? Dan seberapa panjang? Merenungkan hal ini mirip dengan ketika kita belajar ilmu sosial tentang masyarakat atau komunitas yang mengalami “ syok ” dan “ krisis ”. Lumrahnya, yang pertama-tama akan mendukung kita adalah keluarga. Tapi, berapa lama dan seberapa kuat kelu...
Komentar
Posting Komentar