Self Reminder
34/366 - 2024
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bangun tidur disamping Pegi. Lebih tepatnya gak tidur sih. Berasa mimpi, buka mata ada perempuan secantik ini. Kok dia gak risih dan jijik ya sama aku. Nyari sarapan sama beli peralatan mandi
Yang dirumah udah riweh, harus cepet cepet ada motor 2. Pulang tidur bentar. ke Abay ngobrolin kelanjutan cabe. Ke Baranangsiang deal harga angkut barang. Tinggal barangnya nih, sial susah banget.
Lanjut ke Anwari, nungguin dia beres ngajar bentar. Frontal aja ngomong, dikasih saran buat buka PO pake DP. Dipikir pikir bener juga ya. Btw sepatu dari do'i kegedean. Gakpapa lah, masih pantes. Mau beli 1 lagi nanti warna coklat, yang ukurannya pas.
Pendi riweh kalo lagi edan mulutnya gak disaring.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
#Journal83 - Aku Sakit, Kau Tak Menjengukku
Rabu, 26 Juni 2019 Siapakah kita jika suatu saat sakit dan tak berdaya? Sakit adalah perkara yang sudah pasti dihindari oleh banyak orang. Beberapa waktu lalu seorang sahabat jatuh sakit. Namanya Ruben Bentiyan , biasa dipanggil Mang Randu . Dan tadi pagi Mang Randu baru saja diizinkan untuk pulang. Pulang sebagai pasien yang harus tetap beristirahat dan dirawat di rumah. Kita semua bisa mengalami apa yang dialami oleh Mang Randu dengan berbagai variasi: sakit yang berbeda atau hal lain, misalnya trauma, depresi, dipecat, masuk tahanan entah karena apa, dan lainnya, dan lainnya. Kalau kita mengalami itu, kehilangan seluruh kapasitas survival kita tersebut, pertanyaanya: daya dukung apa yang kita miliki? Dan seberapa panjang? Merenungkan hal ini mirip dengan ketika kita belajar ilmu sosial tentang masyarakat atau komunitas yang mengalami “ syok ” dan “ krisis ”. Lumrahnya, yang pertama-tama akan mendukung kita adalah keluarga. Tapi, berapa lama dan seberapa kuat kelu...
Komentar
Posting Komentar